
PEKALONGAN, isnukotasantri.com â Di tengah dinamika sosial dan politik yang sedang melanda Kabupaten Pekalongan pasca-tragedi Operasi Tangkap Tangan (OTT) pimpinan daerah, kaum intelektual santri tidak tinggal diam. Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Pekalongan mengambil inisiatif cepat dengan menggelar safari silaturahmi ke sejumlah tokoh sentral Nahdlatul Ulama dan pimpinan legislatif pada Selasa sore hingga malam.
Langkah taktis ini dipimpin langsung oleh Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Moh. Nasrudin, M.Pd.I. Rombongan turut diperkuat oleh Wakil Ketua Dra. Zahiroh, Koordinator Departemen Keorganisasian Khairul Anwar, M.E., serta representasi pengurus dari tingkat kecamatan, yakni Naila Farha, M.A. (PAC Kedungwuni) dan Sholikhah, S.Pd. (PAC Karanganyar).
Menjemput Berkah dan Arahan dari “Orang Tua”
Tujuan pertama rombongan adalah menautkan kembali ikatan batin dengan para masyayikh. Kunjungan diawali ke kediaman Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pekalongan, K.H. Muslih Khudlori, M.S.I.
Dalam suasana yang penuh keakraban, Kiai Muslih menitipkan amanat besar kepada ISNU. Beliau menekankan pentingnya daya jangkau organisasi yang lebih luas. “PC ISNU harus bisa menjangkau dan merangkul semua sarjana yang ada di Kabupaten Pekalongan, baik yang bergerak di ranah struktural maupun kultural. Pertahankan ciri khas ISNU sebagai organisasi berbasis intelektual, dan perbesar lagi kontribusi nyata terhadap masyarakat,” tutur beliau memberi arahan.
Setelahnya, rombongan sowan ke kediaman Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Pekalongan, K.H. Baihaqi Anwar. Kedatangan pengurus ISNU disambut dengan suka cita yang luar biasa. Kiai Baihaqi, yang saat itu tengah menerima tamu, bahkan secara khusus meluangkan waktu untuk memperkenalkan eksistensi PC ISNU kepada para hadirin. Beliau mengapresiasi berbagai gebrakan program yang telah berjalan dan memanjatkan doa khusus agar kiprah ISNU senantiasa membawa energi positif bagi umat.

Sinergi Legislatif: Kawal Arah Pembangunan dan Solusi Daerah
Usai mendapat suntikan moral dari para kiai, safari berlanjut ke kediaman Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Drs. H. Abdul Munir. Kunjungan ini merupakan representasi kehadiran ISNU di ruang publik untuk turut memikirkan arah Kabupaten Pekalongan ke depan.
Drs. H. Abdul Munir menyambut hangat inisiatif PC ISNU. Dalam dialog yang mengalir intens, Ketua DPRD memaparkan kondisi terkini wilayah Kabupaten Pekalongan secara transparan. Beliau menaruh keyakinan besar bahwa kepengurusan PC ISNU saat ini akan berkembang pesat dan menjadi mitra strategis dalam membawa kemaslahatan bagi daerah.
Menyambut iktikad baik tersebut, Ketua DPRD menyatakan komitmen penuhnya untuk memfasilitasi agenda besar PC ISNU terdekat. “Kami siap memfasilitasi acara Halal Bihalal PC ISNU yang akan dirangkai dengan Dialog Interaktif. Ini momentum yang pas untuk duduk bersama membicarakan masalah-masalah riil di Kabupaten Pekalongan beserta tawaran solusinya,” ungkap Drs. H. Abdul Munir.
Dari pertemuan tersebut, disepakati bahwa agenda strategis Halal Bihalal dan Dialog Interaktif ini akan diselenggarakan pada tanggal 26 April 2026.
Bukan Sekadar Seremonial Tahunan
Seluruh rangkaian kunjungan kebersihan hati ini ditutup dengan untaian doa dan sesi foto bersama di masing-masing kediaman tokoh.
Ketua PC ISNU Kabupaten Pekalongan, Dr. Moh. Nasrudin, menegaskan bahwa tradisi intelektual yang dibalut dengan silaturahmi ini akan terus dirawat. “Kami berharap agenda silaturahmi, turun gelanggang, dan berdialog semacam ini bisa menjadi agenda rutin. Tidak hanya dilakukan di momen bulan Syawal saja, tetapi bisa dilaksanakan setiap bulan. Ini adalah wujud komitmen kami dalam membangun komunikasi lintas sektor guna merumuskan kemaslahatan umat,” pungkasnya.
Hadirnya ISNU di pusaran dinamika daerah membuktikan bahwa sarjana NU tidak sekadar berdiam di menara gading akademik, melainkan siap turun tangan merawat jagat dan membangun peradaban di Kota Santri.

